Prolog - Ragnarok
Laut adalah suatu hal yang ingin kulihat setidaknya sekali dalam hidupku.
Bayangkan betapa indah dan luasnya air laut yang membentang dari ujung ke ujung.
Aneka ragam makhluk laut yang belum pernah kau temui, dan air laut yang memantulkan keindahan langit layaknya sebuah cermin.
Namun, aku tak pernah menyangka.
Kalau hari ini, aku bisa melihat semua hal itu sekaligus. Dan dengan cara yang bahkan tak pernah kubayangkan seumur hidupku.
Tubuhku yang tergeletak di jalanan karena sebuah kecelakaan hanya bisa terpaku melihat pemandangan langit yang sangat berbeda.
Bahkan jika saat ini darah mengalir keluar dari kepalaku. Bahkan jika saat ini aku sulit menggerakkan tubuhku.
Aku tidak peduli.
Orang lain pun tidak peduli.
Bahkan seisi dunia pun tidak peduli.
Saat ini. Tepat pada detik ini.
Pandanganku, dan pandangan semua orang... tertuju pada satu hal.
"Laut..."
Sebuah kata yang begitu saja terucap saat aku melihat pemandangan itu. Pemandangan yang sangat tidak biasa dan tidak seharusnya terjadi.
Sebelumnya, aku hanya mendengar kisah tentang lautan dari cerita orang-orang.
Namun sekarang? Lautan itu berada tepat diatas kepalaku.
Ya, seluruhnya.
Hanya dalam satu malam.
Seluruh lautan di seluruh dunia kini berada jauh di atas langit.
Komentar
Posting Komentar